Friday, May 6, 2022

Budaya Bali Tenggelam

 *Semeton sinamian, niki wenten keluhan saking Ngakan Putra (Penulis) ngirim di WA group*


Saya baru selesai rapat di Denpasar. Dlm rapat disampaikan informasi yg betul2 membuat saya cemas.

Eksistensi agama Hindu di Bali sdh menghadapi ancaman nyata di depan mata.


Setiap hari ada 1000 orang pendatang yg mendapat KTP baru, ini karena bagusnya pelayanan pemda2 di Bali.


Mulai thn 2019 Gojek akan bangun sejuta rumah murah untuk pengemudi gojek, dgn angsuran 4 ribu rupiah perhari.

Pinjaman didanai bank syariah. (Ada beritanya di Pos Bali online).


Program ini kelihatan bagus. Tetapi di baliknya ada agenda lain.


Dari satu juta itu paling 1 persen yg penduduk Bali, selebihnya pendatang.


Ada agenda agama dan politik di balik program ini. 


Dalam pilkada thn 2019, mereka sdh bulat hanya ajukan 1 calon DPD. Dan kemungkinan besar akan terpilih karena didukung 350.000 suara.


Sedangkan calon DPD orang Bali ada 39 orang. 


Ut pilkada 2021 mereka mau rebut Walikota Denpasar, wakil bupati Jembrana dan wakil bupati Singaraja.


Strategi mereka ut kuasai Bali sdh tersusun sejak lama.


4 thn lalu saya dengar dari wartawan senior yg sekarang sdh jadi sulunggih, orang no 2 di negeri ini sdh menyatakan dlm suatu pertemuan sbb: "Jika dulu Majapahit dapat kita taklukkan mengapa Bali tidak? Jika orang Bali tdk mau masuk ke agama kita, datangkan saja orang2 kita ke Bali."


Saya sampaikan info ini kepada kita di sini ut ikut memikirkan, apa yg harus dilakukan untuk menjaga Bali?


Kita tdk boleh hanya asyik dan sudah puas beragama dgn upakara sibuk ngayah sana sini seperti yg kita lakukan selama ini.


Tolong bantu viralkan kesemeton Bali biar mereka melek dengan situasi ini.

🙏🙏🙏




No comments:

Post a Comment

Hello fellows,
Welcome to Bali island of Gods.
Thank you for submitting comments. Sastra will back to you soon.
or call +62-81-5588-12345